Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam

Uni Eropa menyalurkan bantuan tambahan untuk korban bencana alam yang belakangan terjadi di Indonesia

Jakarta, 29/12/2018 - 03:14, UNIQUE ID: 181229_1
Press releases

Uni Eropa memutuskan untuk menyalurkan 80.000 euro (sekitar 1,3 milyar rupiah) sebagai dana kemanusiaan tambahan untuk membantu masyarakat yang paling rentan akibat tiga bencana besar yang menimpa Indonesia dalam kurun waktu enam bulan terakhir.

 

Uni Eropa menyalurkan bantuan tambahan untuk korban bencana alam yang belakangan terjadi di Indonesia

 

Jakarta, 29 Desember 2018 – Uni Eropa memutuskan untuk menyalurkan 80.000 euro (sekitar 1,3 milyar rupiah) sebagai dana kemanusiaan tambahan untuk membantu masyarakat yang paling rentan akibat tiga bencana besar yang menimpa Indonesia dalam kurun waktu enam bulan terakhir. Pada bulan Juli 2018, gempa bumi besar yang menghantam Lombok mengakibatkan 500 orang meninggal dunia dan menyebabkan kerusakan luas. Pada bulan September 2018, gempa bumi besar lainnya meninggalkan jejak kehacuran di Sulawesi dan menewaskan lebih dari 2.100 orang. Baru-baru ini, yaitu pada tanggal 22 Desember 2018, tsunami menyebabkan kerusakan yang luas di wilayah pesisir Selat Sunda dan setidaknya 425 orang kehilangan nyawa mereka.

Dana kemanusiaan kali ini merupakan tambahan dari bantuan Uni Eropa sebelumnya yaitu 650.000 euro untuk tanggap gempa Lombok dan 1,5 juta euro bantuan darurat untuk korban gempa Sulawesi.

Dana tambahan Uni Eropa ini akan digunakan untuk mendukung upaya tanggap darurat Palang Merah Indonesia (PMI), seperti dalam pengadaan air bersih, selimut, tenda, pelayanan medis dan kesehatan, serta untuk membantu menciptakan kembali mata pencaharian yang hilang. Adapun seorang ahli bantuan kemanusiaan dari Uni Eropa telah dikerahkan pula ke wilayah-wilayah yang terkena dampak tsunami Selat Sunda untuk mengkaji berbagai kebutuhan darurat. Layanan pemetaan satelit dari Copernicus Uni Eropa telah pula diaktivasi untuk mengkaji kerusakan akibat tsunami.

 

Latar Belakang

Uni Eropa beserta Negara Anggotanya merupakan donor bantuan kemanusiaan terkemuka di dunia. Bantuan darurat merupakan ungkapan solidaritas Eropa terhadap orang-orang yang rentan di seluruh dunia. Bantuan ini ditujukan untuk menyelamatkan hidup, mencegah dan mengurangi penderitaan manusia, dan menjaga integritas dan martabat manusia dari mereka yang terkena dampak bencana alam dan krisis buatan manusia.

Melalui departemen Operasi Perlindungan Sipil dan Bantuan Kemanusiaan (ECHO), Uni Eropa membantu jutaan korban konflik dan bencana setiap tahunnya. Dengan markas di Brussels dan jaringan global berupa kantor-kantor lapangan, Uni Eropa memberi bantuan kepada orang-orang yang paling rentan berdasarkan kebutuhan kemanusiaan.

 

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:

Mallika Panorat di Mallika.Panorat@echofield.eu atau tel: +66 (0) 2305 2600 ext. 2786

Pierre Prakash di Pierre.Prakash@echofield.eu atau tel: +66 (0) 2305 2600 ext. 2768, mobile: +66 (0)89 811 5481

 

 

Languages:
Bagian Editorial: