Delegation of the European Union to Central African Republic

Uni Eropa menandatangani perjanjian hibah “Tim Eropa” senilai € 5,3 juta untuk mengatasi wabah COVID-19 dan dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan bagi Indonesia

Jakarta, 10/07/2020 - 06:27, UNIQUE ID: 200710_17
Press releases

Uni Eropa telah menandatangani tiga perjanjian hibah senilai € 5,3 juta atau Rp 86 miliar dengan LSM Eropa dan mitra LSM Indonesia untuk membantu Indonesia mengatasi wabah COVID-19 dan dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan.

Uni Eropa menandatangani perjanjian hibah “Tim Eropa” senilai € 5,3 juta untuk mengatasi wabah COVID-19 dan dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan bagi Indonesia

 

Uni Eropa telah menandatangani tiga perjanjian hibah senilai € 5,3 juta atau Rp 86 miliar dengan LSM Eropa dan mitra LSM Indonesia untuk membantu Indonesia mengatasi wabah COVID-19 dan dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan.

Tiga LSM Eropa – Stichting World Vision Nederland, Asosiasi Federasi Handicap International, dan Stichting Hivos – bekerja sama dengan 8 LSM Indonesia: Yayasan Wahana Visi Indonesia, Perkumpulan Relawan CIS Timor, Perkumpulan Sasana Inklusi dan Gerakan Advokasi Difabel (SIGAB) Indonesia, Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI), Perkumpulan Lingkaran Pendidikan Alternatif untuk Perempuan (KAPAL Perempuan), Perkumpulan Pamflet Generasi, Perkumpulan Untuk Peningkatan Usaha Kecil (PUPUK) dan Yayasan Sentra Advokasi Perempuan Difabel dan Anak (SAPDA).

“Kami dengan bangga mengumumkan penandatanganan tiga perjanjian hibah baru melalui program dukungan bagi masyarakat sipil untuk mengatasi krisis kesehatan yang disebabkan oleh COVID-19 dan untuk mengurangi dampak ekonomi dan sosial yang ditimbulkan bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat miskin dan kelompok rentan. Kami berharap bahwa aksi bersama dari LSM akan bermanfaat bagi lebih dari 2,9 juta warga Indonesia di 8 provinsi sasaran,” kata Duta Besar Uni Eropa Vincent Piket.

Semua tindakan bertujuan untuk:

  • menanggapi krisis kesehatan dan kebutuhan kemanusiaan dari populasi yang terpinggirkan dan berisiko tinggi terpapar COVID-19, seperti penyandang disabilitas, warga lanjut usia, anak-anak di bawah 5 tahun, anak muda, ibu hamil dan menyusui, rumah tangga yang dikepalai perempuan, LGBTIQ, orang dengan resiko gangguan kesehatan mental dan tekanan psikososial, orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah, orang dengan HIV, dan orang dengan penyakit kronis seperti tuberkulosis;
  • memperkuat sistem kesehatan, air dan sanitasi, serta kapasitas dan kesiapan Indonesia dalam menangani pandemi;
  • memitigasi dampak sosial dan ekonomi bagi kelompok rentan, termasuk dukungan kepada sektor swasta dengan fokus pada usaha kecil dan menengah, dan reformasi tata kelola pemerintahan untuk mengurangi kemiskinan.

Keterlibatan LSM sangat penting mengingat mereka adalah organisasi masyarakat terdekat dengan kelompok rentan selama pandemi COVID-19.

Proyek-proyek tersebut mencakup 8 provinsi, yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Yogyakarta, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, dan Maluku Utara dengan periode implementasi 18-24 bulan.

 

---------------------------------------

 

Tentang bantuan ‘Tim Eropa’ untuk mengatasi wabah virus corona di Indonesia

Untuk mendukung negara-negara mitra dalam perang melawan pandemi COVID-19 dan dampaknya, Uni Eropa telah meluncurkan pendekatan "Tim Eropa". Tujuan dari pendekatan "Tim Eropa" adalah untuk menggabungkan sumber daya dari Uni Eropa, Negara-Negara Anggotanya dan lembaga keuangan Eropa. "Tim Eropa" telah mengerahkan sekitar € 20 juta dalam bentuk hibah untuk mendukung Indonesia. Selain bekerja dengan LSM, Uni Eropa sedang mempersiapkan hibah yang menyertai pinjaman oleh bank pembangunan Jerman KfW untuk mendukung rumah sakit pendidikan di Sulawesi Selatan dan Jawa Timur. Proyek Uni Eropa lainnya mempromosikan investasi sektor kesehatan dan Rencana Respons Multi Sektor PBB. Selain itu, terdapat tambahan € 20 juta mendukung WHO untuk memperkuat sistem kesehatan dan respons pandemi di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Info lebih lanjut: https://bit.ly/TeamEuropeIndonesia  

 

Tentang Uni Eropa

Uni Eropa adalah kesatuan ekonomi dan politik antara 27 Negara Anggota. Bersama-sama, mereka telah membangun zona yang stabil, berlandaskan demokrasi dan pembangunan berkelanjutan sambil mempertahankan keanekaragaman budaya, toleransi dan kebebasan individu. Pada tahun 2012, Uni Eropa dianugerahi Penghargaan Nobel Perdamaian karena upayanya dalam menjunjung perdamaian, rekonsiliasi, demokrasi dan hak asasi manusia di Eropa. Uni Eropa adalah blok perdagangan terbesar di dunia; dan merupakan sumber dan tujuan investasi langsung asing terbesar di dunia. Secara kolektif, Uni Eropa dan Negara-negara Anggotanya adalah donor terbesar untuk Bantuan Pengembangan Resmi (ODA) dengan menyediakan lebih dari setengah ODA secara global.

 

Languages:
Bagian Editorial: