Delegation of the European Union to Cambodia

Lima wartawan Indonesia terima penghargaan Uni Eropa

Jakarta, 08/02/2019 - 06:05, UNIQUE ID: 190208_3
Press releases

Dalam rangka merayakan Hari Pers Nasional, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Bapak Vincent Guérend, hari ini menyampaikan penghargaan kepada lima wartawan Indonesia yang karya jurnalistiknya dinilai telah berkontribusi kepada peningkatan kesadaran publik tentang nilai-nilai hak asasi manusia yang bersifat universal dan inklusi sosial, seperti non-diskriminasi, kesetaraan gender, toleransi dan keberagaman.

Jakarta, 8 Februari 2019

 

Siaran Pers

Lima wartawan Indonesia terima penghargaan Uni Eropa

 

Dalam rangka merayakan Hari Pers Nasional, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Bapak Vincent Guérend, hari ini menyampaikan penghargaan kepada lima wartawan Indonesia yang karya jurnalistiknya dinilai telah berkontribusi kepada peningkatan kesadaran publik tentang nilai-nilai hak asasi manusia yang bersifat universal dan inklusi sosial, seperti non-diskriminasi, kesetaraan gender, toleransi dan keberagaman.

Kelima wartawan tersebut merupakan pemenang kompetisi “Penghargaan Uni Eropa untuk Wartawan (#eu4wartawan)” yang diselenggarakan di bulan Agustus 2018 dengan memanfaatkan momentum Asian Games, Asian Para Games dan Festival Bebas Batas.

Para pemenang tersebut adalah:

  • Denty Piawai Nastitie dari Kompas.id dengan artikel “Asian Para Games 2018, Perjuangan Atlet untuk Kesetaraan”
  • Diko Oktara Achmad Yani dari Koran Tempo dengan artikel “Para Bintang yang Terus Berjuang”
  • Erik Purnama Putra dari Harian Republika dengan artikel “Berimajinasi Melihat Karya Lukis Difabel”
  • Suci Sekarwati dari Tempo.co dengan artikel “Kisah Perempuan Afganistan Perjuangkan Hak Kaum Difabel”
  • Yus Mei Sawitri dari Bola.com dengan artikel “Asian Paragames 2018, Awal Manis Sebuah Perjuangan Panjang”.

“Media berperan penting dalam menggugah masyarakat serta pemerintah untuk mengubah sikap dan mengambil tindakan dalam melawan diskriminasi, serta untuk memastikan hak asasi manusia berlaku untuk semua orang tanpa kecuali,” ujar Duta Besar Uni Eropa Bapak Guérend. Duta Besar juga berharap bahwa penghargaan ini akan mendorong dan berkontribusi terhadap peningkatan jurnalisme berkualitas yang berpihak pada hak asasi manusia. Beliau juga menekankan pentingnya kebebasan berekspresi dan pluralisme media dalam demokrasi.

Kelima artikel tersebut menceritakan kisah yang menarik dan mendemonstrasikan keterampilan jurnalistik yang sangat baik. Para pemenang akan berangkat ke markas besar Uni Eropa di Brussels, Belgia pada bulan April 2019 mendatang untuk mengikuti program kunjungan selama satu minggu.

 

Untuk siaran pers dalam bentuk PDF, harap akses disini:

English | Bahasa Indonesia

 

 

 

 

 

 

Languages:
Bagian Editorial: