PERDAGANGAN

Uni Eropa (UE) merupakan sebuah kemitraan ekonomi dan politik yang unik di antara 28 negara Eropa. Selama setengah abad, UE telah memberikan perdamaian, stabilitas dan kesejahteraan, membantu meningkatkan standar kehidupa dan menerbitkan mata uang tunggal Eropa. Secara progresif UE telah mengembangkan pula pasar tunggal Eropa di mana masyarakat, barang, jasa dan modal dapat bergerak bebas di antara Negara-Negara Anggota (layaknya dalam satu negara), sehingga UE menjadi pasar yang sangat menarik bagi negara-negara lain.

Sementara itu, Indonesia merupakan perekonomian terbesar di Asia Tenggara dan mitra yang penting bagi UE baik untuk perdagangan maupun investasi.

Bagi Indonesia, UE adalah salah satu tempat tujuan terbesar untuk ekspor non-migas, dan selama beberapa tahun terakhir volume perdagangannya terus menunjukkan tren pertumbuhan. Para investor dari Eropa juga telah terbukti sebagai salah satu mitra yang paling stabil dan handal bagi Indonesia.

Satu tugas utama Delegasi UE di Indonesia adalah untuk memfasilitasi aliran perdagangan dan investasi antara UE dan Indonesia, dan membantu perusahaan-perusahaan dalam mencari solusi terhadap tantangan dan hambatan yang mereka hadapi ketika melakukan usaha lintas negara. Pada saat yang sama, UE memfasilitasi ekspor dari Indonesia ke UE dengan memberikan akses istimewa ke pasar UE melalui skema Generalised System of Preference (GSP). Untuk mendukung perluasan perdagangan antara UE dan Indonesia, UE memberikan bantuan kepada Indonesia melalui kerjasama perdagangan dan ekonomi.

Untuk informasi lebih lanjut tentang kebijakan Perdagangan UE, akses situs Dirjen Perdagangan dari Komisi Eropa (KE).

Untuk informasi lebih lanjut tentang GSP, akses portal GSP dari Dirjen Perdagangan KE dan Regulasi No 978/2012 .

Untuk informasi lebih khusus tentang sektor-sektor yang sudah tidak termasuk dalam GSP, dapat diakses disini .