Perhimpunan Negara-Negara Asia Tenggara (ASEAN)

UE dan Perhimpunan Negara-Negara Asia Tenggara (ASEAN) memiliki komitmen yang sama untuk integrasi regional sebagai sarana untuk membina stabilitas regional, meningkatkan kesejahteraan, dan mengatasi tantangan global. UE mendukung penuh upaya-upaya ASEAN untuk menjalin hubungan yang lebih erat di antara negara-negara anggotanya.

UE berupaya untuk meningkatkan dialog dan kerjasama dengan ASEAN, serta mengembangkan koordinasi yang lebih erat terkait dengan permasalahan regional dan internasional. Deklarasi Nuremberg dan Rencana Aksi Bersama UE-ASEAN  bertujuan untuk meningkatkan kemitraan antara UE-ASEAN yang telah terjalin lama dengan mengupayakan kerjasama yang lebih erat terkait dengan masalah politik, keamanan, ekonomi, sosial budaya dan pembangunan, serta dalam bidang keamanan energi dan perubahan iklim/lingkungan. Rencana Aksi tersebut disahkan dalam KTT UE-ASEAN yang pertama (Deklarasi Bersama ) pada tanggal 22 November 2007 di Singapura, yang diselenggarakan untuk merayakan 30 tahun terjalinnya hubungan resmi.

ASEAN terdiri dari sepuluh negara di Asia Tenggara: Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar (Birma), Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.